Cara Pencegahan Hepatitis A

Cara Pencegahan Hepatitis APenyakit hepatitis juga disebut-sebut sebagai gejala awal dari timbulnya penyakit liver bahkan bila tingkat penyakit hepatitis sudah dalam keadaan kronis akan berimbas pada penyakit kanker hati. Penyakit hepatitis dan penyakit liver ini memiliki gejala dan penyebab yang hampir sama.

Cara Pencegahan Hepatitis A

Penyakit Hepatitis A

Penyakit hepatitis terbagi menjadi hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C, D dan E. Pencegahan dapat dilakukan dengan tepat jika kita mengetahui cara-cara penularan berbagai penyakit  hepatitis. Hepatitis A menular melalui makanan dan minuman yang tercemar feses penderita hepatitis A. Kebiasaan membeli makanan dan minuman di sembarang tempat meningkatkan resiko tertular penyakit hepatitis A. Makanan mentah maupun setengah matang berpotensi terkontaminasi virus ini.

Berikut Cara Pencegahan Hepatitis A :

  1. Imunisasi
    Imunisasi sangat efektif sebagai Cara Pencegahan Hepatitis A. Setelah imunisasi tubuh akan menghasilkan antibodi yang merupakan zat kekebalan tubuh terhadap penyakit tersebut. Imunisasi hepatitis A diberikan pada anak-anak usia antara 2 hingga 18 tahun sebanyak satu kali. Orang dewasa membutuhkan imunisasi ulang (booster) setelah 6 hingga 12 bulan imunisasi pertama. Kekebalan yang didapat dari imunisasi ini dapat bertahan selama 15 hingga 20 tahun. Namun seseorang yang telah diimunisasi dapat terkena hepatitis A jika ia terinfeksi virus hepatitis A antara waktu 2 hingga 4 minggu setelah imunisasi, karena pada saat itu tubuh belum menghasilkan antibodi dalam jumlah cukup.

    Mereka yang sebaiknya mendapatkan imunisasi ini adalah:

  • Pekerja restoran atau yang biasa menangani makana
  • Remaja yang tinggal di asrama pelajar yang mengalami kontak erat dengan teman-temannya.
  • Pekerja dan anak-anak pada tempat penitipan anak
  • Pekerja laboratorium
  1. Imunitas sementara
    Mereka yang sering bepergian ke daerah lain sebaiknya mendapatkan kekebalan sementara untuk mencegah infeksi virus hepatitis A terutama jika daerah tujuannya adalah daerah endemik hepatitis atau daerah yang sanitasinya buruk. Imunitas sementara dapat diperoleh dengan pemberian immunoglobulin (Ig). Ig untuk pencegahan hepatitis A berisi antivirus hepatitis A yang sangat efektif setelah 2 minggu pemberian. Untuk mereka yang harus menetap di daerah endemik, Ig anti virus hepatitis A sebaiknya diulang setiap 3 hingga 5 bulan.
  1. Menjaga kebersihan
    Cara Pencegahan Hepatitis A Mencuci tangan dengan menggunakan sabun  setiap kali selesai buang air besar dan kecil sangat dianjurkan untuk menghambat penularan virus hepatitis A. Hal yang sama perlu dilakukan pula pada saat sebelum makan, mengolah dan menyiapkan makanan.

Orang yang beresiko tinggi untuk terkena penyakit hepatitis A ada beberapa golongan. Misalnya adalah pada anak yang berusia sekitar 12-23 bulan yang sedang melakukan perjalanan ke daerah yang endemis yang resiko penyakit hepatitis A-nya tinggi, serta penderita penyakit hati, dan termasuk diantaranya adalah penderita infeksi penyakit hepatitis B atau C, serta orang yang melakukan transplantasi hati. Pada golongan orang yang beresiko tinggi diantaranya adalah golongan proa homoseksual, dan juga mereka yang menggunakan narkotika jenis intravena atau jenis suntik. Pedagang makanan yang tercatat mempunyai riwayat kesehatan penyakit hepatitis A yang sangat tinggi.

Gejala Penyakit Hepatitis A

Gejala dari penyakit hepatitis A yang kemungkinan ditimbulkan adalah pada masa inkubasi penyakit hepatitis A bervariasi sekitar antara 14-28 hari dengan gejala klinis yang juga mulai bervariasi dari asimptomatik sampai simptomatik. Semua gejala penyakit hepatitis yang muncul tergantung dari usia seseorang. Untuk anak yang berusia dibawah 6 tahun kasusnya terjadi sekitar 70% dan pada kasus ini mereka tidak menunjukkan gejala yang spesifik. Sedangkan untuk kasus pada orang dewasa terjadi sekitar 85% yang menunjukkan suatu gejala dan juga mereka membutuhkan perawatan lebih intensif lagi.

Gejala umum yang biasanya terjadi adalah :

  1. Demam dengan suhu tinggi
  2. Tidak nafsu makan
  3. Mengalami penyakit diare
  4. Perut terasa mual dan ingin muntah
  5. Perut kembung
  6. Air kemih yang berwarna pekat gelap
  7. Warna kuning pada sekitar mata dan kulit.

Umumnya, penyakit hepatitis A akan bertahan selama kurang lebih 2 bulan, namun untuk jenis kasus tertentu biasanya akan lanjut sampai 6 bulan.\

Diagnosis Penyakit Hepatitis A

Diagnosis yang ditegakkan untuk mengetahui apakah seseorang menderita atau terinfeksi penyakit hepatitis A atau tidak adalah dilakukan dengan uji laboratoris antibodi pada virus hepatitis A atau anti HAV. Diagnosis dari infeksi penyakit hepatitis A ini dibuktikan lewat IgM anti-HAV yang positif, IgM anti HAV ini akan bertahan lebih lama sekitar 4 bulan, namun untuk beberapa pasien biasanya akan bertahan sampai sekitar 1 tahun dari setelah mengalami infeksi di awal. Dan pemeriksaan lainnya yang menggunakan cara teknik PCR (polymerase chain reaction) yang dilakukan untuk bisa mendeteksi adanya virus yang ada di dalam serum sampai sekitar 21 hari setelah gejala tersebut muncul. Terapi yang dilakukan untuk melakukan suatu pencegahan penyakit hepatitis A adalah dengan terapi suportif seperti tirah baring, menghindari aktivitas fisik yang sangat berat dan jangan mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol.

Untuk Anda yang mendapatkan perawatan di rumah sakit, maka hal yang harus Anda perhatikan adalah :

  1. Dokter rumah sakit harus melaporkan kepada Anda mengenai penyakit hepatitis A kepada unit kesehatan umum setempat dengan rahasia.
  2. Staf dari unit kesehatan umum biasanya bekerja sama dengan dokter, pasien dan juga keluarga pasien untuk bisa menentukan kontak pendekatan mengenai resiko infeksi dan juga mengatur agar orang yang menghadapi resiko bisa menerima.

Cara Pencegahan Hepatitis A


=====================================

>>> Obat Hepatitis Untuk Membantu Mengobati dan Menyembuhkan Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C dan Pencegahan Hepatitis dan juga Menyehatkan Fungsi Hati, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Hepatitis A and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *