Gejala Umum Hepatitis A

Gejala Umum Hepatitis APenyakit hepatitis A memang masih tergolong penyakit yang tidak terlalu berbahaya karena jarang sekali yang menyebabkan kematian. Penyakit hepatitis A ini disebabkan oleh penyebaran virus hepatitis A atau VHA yang dapat ditularkan melalui makanan atau minuman dan sumber lainnya yang terkontaminasi secara langsung tanpa kita ketahui. Umumnya penularan vrius hepatitis A ini melalui fecal oral yakni suatu virus yang ditemui pada feses manusia.

Gejala Umum Hepatitis A

Gejala Umum Hepatitis A

Penyakit Hepatitis A

Setelah berkembang penyakit hepatitis A ini ternyata tidak hanya ditulakan melalui feses manusia, namun dapat menular melalui makanan atua minuamn yang terkontaminasi bahkan dapat tertular melalui hubungan seksual dengan penderita hepatitis A.

Umumnya gejala penyakit hepatitis A ini sama dengan gejala penyakit lainnya, terutama pada penyakit liver atau hati atau yag lebih dikenal di masyarakat luas sebagai penyakit kuning yang merupakan gejala awal dari penyakit hepatitis A ini.

Gejala Umum Hepatitis A ini adalah :

1. Tubuh yang mulai merasa mudah kelelahan
2. Diikuti rasa ingin muntah karena mual
3. Nyeri perut, terutama pada bagian di daerah hati/liver yang terletak di sisi kanan bawah tulang rusuk
4. Mulai kehilangan nafsu makan
5. Tubuh demam
6. Perubahan pada warna urine yang berwarna gelap atau sedikit kecokelatan
7. Nyeri sendi
8. Perubahan pada warna putih mata menjadi kuning (jaundice) yang merupakan gejala yang paling menonjol diantara gejala lainnya dan gejala ini merupakan gejala yang mudah diketahui.

Virus penyakit hepatitis A yang paling menular secara fekal-oral, baik dimulai dari manusia ke manusia atau juga terjadinya pada kontak makanan atau juga air yang mengalami kontaminasi dengan feses yang sudah terinfeksi. Pada proses penularan biasanya akan terjadi sekitar 2-3 minggu sebelum gejala penyakit hepatitis A munvul sampai 8-19 hari setelah gejala pertama muncul. Penularan dari penyakit hepatitis A yang mudah terjadi biasanya adalah didaerah yang beresiko paling tinggi seperti infeksi serumah dan juga tempat penitipian anak. Dan selain itu juga, penularan yang terjadi bisa saja dirumah sakit dan dikolam renang yang klorinisasinya terjadi dengan tidak baik walaupun kasusnya jarang.

Perawatan Penyakit Hepatitis A

Perawatan yang dilakukan pada penyakit hepatitis A adalah :

  1. Melakukan tirah baring disaat gejala penyakit hepatitis A masih muncuk, mobilisasi yang terjadi secara berangsur akan dimulai jika ada gejala dan juga keluhan yang mulai berkurang, bilirubin dan juga transminase serum yang akan mengalami penurunan. Aktivitas yang normal akan dimulai setelah gejala mulai hilang dan data dari lab menunjukkan keadaan normal.
  2. Diet khusus untuk penderita penyakit hepatitis adalah mengurangi jumlah kalori dan juga protein yang adekuat yang disesuaikan dengan selera dari penderita, dan kadang juga pemasukan antara nutrisi serta cairan akan mengalami penurunan akibat dari rasa mual dan juga muntah yang terjadi sehingga harus ditunjang dengan asupan nutrisi dari parentral : infuse Dekstrose 10-20% dengan 1500 kalori dalam sehari.

Pencegahan umum yang bisa dilakukan pada penderita penyakit hepatitis a adalah :

  1. Perbaikan kesehatan dan kebersihan dari makanan dan minuman yang hendak dikonsumsi
  2. Selain itu perbaikan dari kebersihan sanitasi lingkungan pribadi
  3. Isolasi pasien biasanya dilakukan dengan anak dilarang ke sekolah atau juga jangan menitipkan anak pada penitipan anak sampai selama 2 minggu sesudah gejala penyakit hepatitis A muncul.

Sedangkan pencegahan yang khusus dilakukan pada penyakit hepatitis A adalah dengan memberikan immunoglobulin normal pada manusia yakni adalah NHIG : Normal Human Immune Globulin. Pembersian aktif dengan vaksin HAV yang diinaktifasi.

Hal yang harus Anda ketahui mengenai penyakit hepatitis A adalah penyebaran dari virus hepatitis A. Penyakit hati hepatitis disebabkan karena serangan virus yang menyebar lewat kotoran dan juga tinja penderita misalnya adalah lewat makanan, selain itu bisa juga dari hubungan seksual atau juga lewat darah. Penyakit hepatitis kadang bisa memunculkan suatu komplikasi seperti leptospirosis, sifilis, tuberkulosis, toksoplasmosis, dan juga amebiasis, yang semuanya ini lebih peka pada suatu pengobatan yang khusus. Penyebab dari noninfeksiosa biasanya adalah meliputi penyumbatan pada empedu, sisosi empedu primer, akibat keracunan obat dan juga terjadinya suatu hipersensitivitas obat.

Komplikasi lain yang terjadi pada penyakit hepatitis A hampir tidak ada, terkecuali yang terjadi pada lansia atau juga pada seseorang yang memang sudah mengalami dan menderita penyakit hati kronis atau penyakit sirosis. Hati harus berfungsi dan bekerja dengan baik untuk membantu menguatkan sebagian besar obat-obatan yang diminum. Obat yang tidak menimbulkan suatu gejala buruk apapun disaat kita sedang sehat akan membuat keadaan kita bisa menjadi semakin parah jika kita mengalami penyakit hepatitis. Ini juga berlaku pada minuman beralkohol, obat aspirin, jamu-jamuan dan juga obat-obatan terlarang jenis narkotika. Karena salah satu tugas hati adalah dalam membantu menguraikan zat-zat yang ada di dalam darah dan juga terjadinya beban yang bisa menjadi semakin berat.

Diagnosis yang dilakukan pada penderita penyakit hepatitis A dilakukan dengan tes darah yang menunjukkan suatu hal yang positif pada antibodi virus tadi. Tes yang lebih tepat dilakukan jika kadar ALT atau serum alanine aminitransferase dan juga AST asparaten aminotransferase yang menunjukkan suatu gekala pada angka diatas yang normal.

Gejala Umum Hepatitis A


=====================================

>>> Obat Hepatitis Untuk Membantu Mengobati dan Menyembuhkan Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C dan Pencegahan Hepatitis dan juga Menyehatkan Fungsi Hati, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Hepatitis A and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *