Hepatitis A

Seseorang yang baru saja terpapar virus hepatitis A dan sebelumnya belum pernah mendapatkan vaksinasi hepatitis A harus diberi dosis tunggal vaksin hepatitis A  atau immunoglobulin (IG) (0,02 mL/kg) Hal yang harus dilakukan adalah mencegah penyakit hepatitis A dengan  sesegera mungkin.

  1. Bagi seseorang yang sehat, berusia 12 bulan-40 tahun, diberikan dosis tunggal vaksin hepatitis A.
  2. Bagi yang berusia > 40 tahun, lebih baik diberikan immunoglobulin (IG) atau vaksin hepatitis A bila immunoglobulin tidak tersedia.
  3. Bagi anak-anak yang berusia <12 bulan, orang yang mengalami penurunan system kekebalan tubuh, penderita penyakit hepatitis kronis, dan bagi orang yang vaksinasi hepatitis a merupakan kontra-indikasi berikan IG.
Hepatitis A

Hepatitis A

PENCEGAHAN PENYAKIT HEPATITIS

Mencegah penyakit hepatitis A pada saat melancong (travelling) adalah :

Seseorang yang melakukan perjalanan atau bekerja didaerah endemis hepatitis A disarankan untuk mendapatkan vaksinasi hepatitis A atau immunoglobulin sebelum keberangatannya ke tempat itu.

  1. Dosis tunggal vaksin hepatitis A diberikan sebelum keberangkatan
  2. Seorang dewasa yang mengalami penurunan system kekenalan  tubuh, menderita penyakit hepatitis kronis atau penyakit kronis lainnya, dan yang merencanakan melakukan perjalanan atau bekerja < 2 minggu harus mendapatkan vaksinasi awal dan immunoglobulin.
  3. Anak yang berusia <12 bulan atan alergi terhadap vaksin hepatitis A perlu diberi immunoglobulin (0,02 mL/kg), yang mampu memberikan proteksi efektif lebih dari 3 bulan.

Imunisasi bertujuan untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit hepatitis A. Di Indonesia sejak beberapa tahun terakhir ini telah beredar vaksin hepatitis A yaotu havrix yang mengandung virus hepatitis A yang telah dilemahkan. Hepatitis A merupakan penyakit jaringan hati yang ringan dapat sembuh sendiri, khususnya pada anak. Walaupun gejalanya lebiih nyata dan lebih berat dari hepatitis B, penyakit hepatitis A jarang menyebabkan komplikasi atau kematian. Hepatitis A ditandai dengan gejala demam, mual, lesu, kuning pada mata dan kulit disertai warna kencing yang cokelat kemerahan. Biasanya penyakit ini akan sembuh dalam waktu 2-3 minggu. penyembuhan pada anak mungkin terjadi dalam waktu yang lebih pendek.

Imunisasi hepatitis A merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit hepatitis A. Pemberian imunisasi ini dapat diberikan untuk usia di atas 2 tahun. Imunisasi awal menggunakan vaksin Havrix (berisis hepatitis A strain HM 175 yang dinonaktifkan) dengan 2 suntikan dan interval 4 minggu, booster pada 6 bulan setelahnya. Jika menggunakan vaksin MSD dapat dilakukan 3 kali suntikan pada usia 6 dan 12 bulan.

Vaksin virus hepatitis A yang diinaktifkan telah dikembangkan dan terbukti efktif dalam pencegahan hepatitis A. Rekomendasi yang rinci berkenaan dengan penggunaan vaksin hepatitis A, termasuk pada anak, tidak tersedia sebelum dilisensi adalah mungkin bahwa rekomendasi demikian akan memasukkan indivdu risiko karena perjalanan.

Hepatitis A termasuk satu penyakit Hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatotropik. Virus hepatitis A tergolong picornavirus dan menular melalui kontak erat dan jalur oral-fekal (misalnya memakan makanan/minuman yang tercemar oleh virus ini). Indonesia merupakan daerah endemis hepatitis virus A.

Untuk mengatasi masalah ini, pilihan yang lebih tepat  untuk mencegah penyakit hepatitis A bagi mereka yang mengalami kontak dengan penderita hepatitis A (pascaparan) adalah dengan memberikan imunisasi pasif dengan imunglobulin.  Imunoglobulin adalah antobodi yang diperoleh dari plasma manusia. Dengan pemberian immunoglobulin maka zat ini segera memberikan respons apabila pada saat itu virus hepatitis A menginfeksi tubuh.  Dapat diibaratkan pemberian immunoglobulin identik dengan memasukkan tentara yang siap perang melawan virus hepatitis A ke dalam tubuh, sedangkan vaksinasi identik dengan memasukkan musuh (antigen) ke dalam tubuh yang memaksa tubuh untuk bereaksi dengan memproduksi tentara (antobodi). Singkat kata, immunoglobulin lebih efektif apabila digunakan sebagai upaya pencegahan pascaparan. Kelemahan imunoglobulin bahwa antibody  ini memberikan perlindungan kira-kira hanya selama 6 bulan.

PENYAKIT HEPATITIS

Hepatitis sendiri merupakan tipe hepatitis yang paling ringan. Hal ini disebabkan infeksi virus hepatotos A (VHA) umumnya tidak sampai menyebabkan kerusakan jaringan hati. Mereka yang terinfeksi oleh virus ini, 99% dapat pulih sepenuhnya. Hepatitis A menular melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh VHA.  Vaksin virus hepatitis A yang diinaktifkan telah dikembangkan dan terbukti efektid dalam pencegahan  hepatitis A. Rekomendasi yang rinci berkenaan dengan penggunaan vaksin hepatitis A, termasuk pada anak, tidak tersedia sebelum dilisensi; adalah mungkin bahwa rekomendasi demikian akan memasukkan individu beresiko karena perjalanan.

Dalam melakukan penyembuhan pada penyakit hati hepatitis A, maka selain dengan menggunakan obat medis yang diresepkan oleh dokter, penyakit hepatitis A bisa diobati dengan cara menggunakan konsumsi obat herbal sebagai salah satu jalan alternatifnya. Dan hal ini sudah terbukti secara empiris membantu mengobati penyakit hati. Salah satu ramuan alami yang membantu mengatasi penyakit hepatitis A adalah temulawak. Temulawak merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang sudah dipercaya khasiatnya dalam menjaga kesehatan tubuh. Salah satu manfaat dari temulawak adalah untuk membantu menyembuhkan penyakit kuning atau penyakit hati. Ekstrak dari temulawak ini saat ini banyak digunakan sebagai obat penyakit hati. Dan selain temulawak, tanaman herbal lainnya yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu mengobati penyakit hati adalah menggunakan jinten hitam serta ekstrak cacing tanah.

Hepatitis A


=====================================

>>> Obat Hepatitis Untuk Membantu Mengobati dan Menyembuhkan Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C dan Pencegahan Hepatitis dan juga Menyehatkan Fungsi Hati, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Hepatitis A and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *