Penyakit Hepatitis A

Hepatitis viral merupakan penyakit ini tersering dilaporkan di dunia. Hepatitis viral dapat disebabkan oleh virus A, B, C, D, E dan G, sedangkan 5% diantaranya disebabkan oleh virus sekunder yaitu Epstein Barr Virus (EBV), Cytomegalovirus (CMV) dan Herpes Virus (HSV). Penyakit hepatitis A dapat terjadi dalam bentuk akut atau menahun. Gambaran klinik hepatitis sangat bervariasi mulai dari yang ringan, transien dan tanpa gejala atau berat, berlarut-larut dan menjadi fatal.

Penyakit Hepatitis A

Penyakit Hepatitis A

 PENYAKIT HEPATITIS A

Hepatitis A yang disebabkan oleh virus hepaitis A (VHA) merupakan virus RNA. Penularan penyakit hepatitis A ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar VHA atau melalui tinja. Kebanyakan penderita hepatitis A terjadi pada anak dimana 100% terjadi pada usia dibawah 5 tahun dan merupakan 32 % dari kasus hepatitis.

Infeksi dengan virus hepatitis A sering terjadi pada pasien dengan sosial ekonomi dan kesehatan lingkungan yang kurang menguntungkan. Infeksi dengan VHA terjadi 2-6 minggu setelah terpapar dengan virus tersebut, kadang-kadang tanpa gejala klinik dan tidak ada ikterus yaitu warna kuning pada kulit.

Pada kasus yang lebih berat didapatkan kelainan fatal hati berupa peningkatan aktivitas SGOT, SGPT, kadar bilirubin dalam beberapa hari dan di dalam tinja penderita dijumpai banyak VHA yang kemudian diekresikan melalui feses. Gejala klinik dapat berupa cholestatis intrahepatik yaitu penyumbatan saluran empedu di dalam hati yang dapat sembuh spontan. Pada bentuk berat, tidak akan terjadi penyakit hati yang kronik, tetapi 0,1 % infeksi dapat menimbulkan kematian. Segera setelah infeksi dengan virus hepatitis A akan didapatkan virus di dalam tinja disertai dengan timbulnya antibodi IgM dan beberapa hari kemudian akan timbul antibodi IgG dalam serum. Adanya anti-HAV IgG menandakan kekebalan yang kadarnya tinggi setelah fase akut dan akan terdeteksi dalam jangka waktu lama.

Selain disebabkan oleh infeksi masa lampau, anti-HAV IgG dapat timbul 2 minggu pasca vaksinasi. Tingginya anti HAV IgG > 20 IU/ml menandakan adanya kekebalan. Infeksi dengan virus hepatitis A dapat terjadi berulang (reinfeksi) bila pasien terpapar kembali deegan ditemukan kembali anti-HAV IgM.

Virus hepatitis A masuk dalam famili picornaviridae, genus hepatovirus, penyebarannya melalui virus dari tinja penderita. Buruknya sanitasi lingkungan mendorong penyebaran virus. Gejala muncul setelah 1-2 minggu infeksi. Ditunjukan dengan kelelahan, mual, muntah, nyeri diperut atau rasa tidak nyaman terutama di daerah hati, demam dan nyeri otot. Juga warna kuning (jaundice) dikulit dan mata, hingga awam menyebutnya penyakit kuning.

PENYAKIT KUNING HEPATITIS A

Jaundice disebabkan tingginya level bilurubin, zat yang diproduksi sel-sel darah merah yang sudah tua dan normalnya dibuat oleh liver (hati). Infeksi virus menyebabkan peradangan pada sel hati, sehingga bilirubin disimpan oleh kantung empedu dan masuk ke usus dan darah, yang menyebabkan warna kulit dan bola mata kekuningan.

Hepatitis A jarang menyebabkan kerusakan permanen pada hati. Dalam beberapa minggu, gejala hilang dan virus terbuang dari tubuh. Imunitas terhadap birus ini akan terbentuk setelah penderita sembuh. Tidak ada pengobatan khusus, Guna mempercepat penyembuhan, pasien perlu istirahat untuk memberi kesempatan sistem imun memerangi infeksi virus. Bis aminum obat antimual, untuk mengembalikan nafsu makan.

Sebaiknya dalam pembuatan makanan perlu memperhatikan kebersihan. Cuci tangan sebelum makan dan setelah keluar toilet. Masak makanan sampai matang, terutama daging, ayam, telur, seafood. Pastikan daging sudah tidak berwarna kemerahan. Rebus sup hingga 70 derajat celcius. Makanan dapat disimpan di lemari pendingin. Tapi jangan terlalu lama dan sebelum dihidangkan panasnya.

Tidak seperti hepatitis A, hepatitis B (HBV) dan hepatitis C (HCV) menular melalui melalu darah dan cairan tubuh. Seperti lewat hubungan seksual, penularan  dari ibu ke janin, tranfusi darah dan pemakaian alat suntik yang tidak steril dan bergantian. Bisa menyebabkan parut hati (sirosis), gagal hati, bahkan kanker hati. Pencegahan dengan vaksin hepatitis B saat balita. Vaksin hepatitis C belum ada. Virus ini sangat variatif dan mutasinya tinggi sehingga memungkinkan generasi virus yang beraneka ragam.

CARA MENYEMBUHKAN PENYAKIT HEPATITIS A

Cara menyembuhkan penyakit hati hepatitis A dengan menggunakan bahan alami adalah :

  1. Kunyit
    Kandungan minyak atsiri yang ada di dalam kunyit mempunyai manfaat sebagai anti mikroba, anti Hiv, dan juga berguna dalam menghambat terjadinya perkembangan dari penyakit kanker payudara. Cara membuat ramuan kunyit ini adalah cuci terlebih dahulu kunyit, kemudian peraslah airnya dan setelah itu campurkanlah dengan madu asli dan air hangat. Ramuan ini diminum 3 kali dalam sehari.
  2. Temulawak
    Kandungan kurkumin dan xanthoriza yang ada di dalam temulawak mempunyai manfaat dalam menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan. Kandungan kurkumin berguna untuk antioksidan alami dan juga mempunyai sifat sebagai hepatotoksik di dalam tubuh. Selain itu temulawak berguna untuk membantu menurunkan kadar lemak darah dan juga membantu meningkatkan daya kekebalan tubuh.
  3. Mahkota dewa
    Kandungan mahkota dewa mengandung zat tanin, flavonoid, fenol, lignan, dan juga minyak atsiri yang berguna dalam menyembuhkan serangan penyakit salah satunya adalah untuk menyembuhkan penyakit hepatitis A. Cara menggunakan ramuan ini adalah dengan yang sudah dikeringkan terlebih dahulu, kemudian direbus  dan setelah itu air rebusan tadi diminum dengan teratur.

Penyakit Hepatitis A


=====================================

>>> Obat Hepatitis Untuk Membantu Mengobati dan Menyembuhkan Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C dan Pencegahan Hepatitis dan juga Menyehatkan Fungsi Hati, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Hepatitis A and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.