Vaksin Penyakit Hepatitis A

Imunisasi bertujuan untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit hepatitis A. Di Indonesia sejak beberapa tahun terakhir ini telah beredar vaksin hepatitis A yaotu havrix yang mengandung virus hepatitis A yang telah dilemahkan. Hepatitis A merupakan penyakit jaringan hati yang ringan dapat sembuh sendiri, khususnya pada anak. Walaupun gejalanya lebiih nyata dan lebih berat dari hepatitis B, penyakit hepatitis A jarang menyebabkan komplikasi atau kematian. Hepatitis A ditandai dengan gejala demam, mual, lesu, kuning pada mata dan kulit disertai warna kencing yang cokelat kemerahan. Biasanya penyakit ini akan sembuh dalam waktu 2-3 minggu. penyembuhan pada anak mungkin terjadi dalam waktu yang lebih pendek.

Hepatitis-A-Virus

Imunisasi hepatitis A merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit hepatitis A. Pemberian imunisasi ini dapat diberikan untuk usia di atas 2 tahun. Imunisasi awal menggunakan vaksin Havrix (berisis hepatitis A strain HM 175 yang dinonaktifkan) dengan 2 suntikan dan interval 4 minggu, booster pada 6 bulan setelahnya. Jika menggunakan vaksin MSD dapat dilakukan 3 kali suntikan pada usia 6 dan 12 bulan.

Vaksin virus hepatitis A yang diinaktifkan telah dikembangkan dan terbukti efktif dalam pencegahan hepatitis A. Rekomendasi yang rinci berkenaan dengan penggunaan vaksin hepatitis A, termasuk pada anak, tidak tersedia sebelum dilisensi adalah mungkin bahwa rekomendasi demikian akan memasukkan indivdu risiko karena perjalanan.

Hepatitis A termasuk satu penyakit Hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatotropik. Virus hepatitis A tergolong picornavirus dan menular melalui kontak erat dan jalur oral-fekal (misalnya memakan makanan/minuman yang tercemar oleh virus ini). Indonesia merupakan daerah endemis hepatitis virus A.


=====================================

>>> Obat Maxgiver Untuk Membantu Mengobati dan Menyembuhkan Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C dan Pencegahan Hepatitis dan juga Menyehatkan Fungsi Hati, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Hepatitis A and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>